Rabu, 10 Juli 2013

Cara Mengetahui Web Server yang Digunakan Suatu Website

Sebagai Web Developer ataupun Website Administrator terkadang kita ingin mengetahui jenis web server yang digunakan oleh suatu website. Seperti yang kita ketahui bahwa cukup banyak jenis web server yang populer digunakan di internet.
Berdasarkan survey yang dilakukan Netcraft pada tahun 2010, Apache Web Server mendominasi jagat internet dengan penggunaan sebesar 53,93%. Diikuti oleh IIS Web Server milik Microsoft sebesar 24,97%. Dua web server ini adalah yang paling banyak digunakan di internet.

Ada 2 metode untuk mengetahui web server yang digunakan sebuah website.

Metode Pertama: test Apache error .htaccess


Cara ini adalah cara tercepat untuk mengetahui apakah suatu website menggunakan web server apache atau IIS. Sebagai catatan cara ini tidak selalu berhasil menampilkan informasi web server yang digunakan, tapi patut dicoba. Jika cara ini gagal untuk mengetahui informasi web server, coba metode kedua. Berikut langkah-langkahnya:

Step 1: Sebagai contoh kita ingin mengetahui web server apa yang digunakan oleh www.swimsmooth.com. Jalankan web browser yang biasa anda gunakan seperti: Chrome, Mozilla Firefox, dll

Step 2: Di address bar browser anda, ketik URL home page + .htaccess. Berikut contoh lengkap penulisan di address bar:

http://www.swimsmooth.com/.htaccess

Step 3: Tekan Enter dan lihat hasil yang ditampilkan. By default, Apache web server akan menampilkan halaman forbidden error 403, karena .htaccess tidak dapat diakses secara publik. Kemudian akan ditampilkan informasi web server yang digunakan seperti screen shot berikut:



Dari screen shot diatas jelas terlihat bahwa www.swimsmooth.com di hosting menggunakan Apache Web Server, karena forbidden error 403 akan menambahkan Apache Server Tag dibawahnya.


Contoh lainnya, mari kita coba www.dotnetspider.com. Menggunakan "test Apache error .htaccess" akan menampilkan seperti screen shot berikut:


Gambar diatas menampilkan bahwa www.dotnetspider.com dihosting menggunakan IIS Web Server.

Metode Kedua: Menggunakan online tool.

 

Menggunakan online tool http://web-sniffer.net/

Step 1: Akses URL http://web-sniffer.net/
Step 2: Di bagian “HTTP(S)-URL,” ketik URL lengkap website yang akan diperiksa. Sebagai contoh kita akan coba cari tahu web server yang digunakan oleh dagang.com. Ketik URL: http://www.dagang.com/.
Step 3: Pilih “HTTP/1.1.” di bagian HTTP Version.
Step 4: Pilih "GET" dan set user agent dengan "Web-Sniffer."
Step 5: Klik "Submit."

Sekarang perhatikan hasilnya dibawah “HTTP Response Header” dan lihat value “Server:.” Dagang.com menggunakan Apache web server karena di value tertulis "Apache".
web-sniffer adalah tool yang cukup handal dan bisa melacak selama website tersebut masih online. 

Menggunakan online tool Netcraft.

Keunggulan menggunakan Netcraft adalah tidak hanya menampilkan web server yang digunakan, tapi juga mampu menampilkan Sistem Operasi yang digunakan.

Step 1: akses http://uptime.netcraft.com/up/
Step 2: Di bagian “What’s that site running?", masukkan nama domain spt: dagang.com
Step 3: Klik search. Hasilnya akan ditampilkan seperti screen shot berikut:


 Data di atas menampilkan bahwa dagang.com running di Sistem Operasi Linux, menggunakan Apache web server dan record tercatat dari 8 Maret 2005. Namun, untuk saat ini Sistem Operasi yang digunakan tidak dapat diketahui.

0 komentar:

Poskan Komentar